Apa Alasan Remaja Bunuh Diri?

Posted: September 9, 2008 in artikel apa alasan remaja bunuh diri
Tag:, , , , ,

Apa Alasan Remaja Bunuh Diri?

FENOMENA bunuh diri pada anak dan remaja dalam beberapa tahun terakhir ini semakin meningkat drastis. Hal itu bukan hanya merupakan masalah kesehatan semata, tetapi sangat kompleks menyangkut berbagai aspek kehidupan (mental – emosional – sosial – ekonomi – pendidikan – rohani dan kesejahteraan). Banyak penelitian telah dilakukan mengenai fenomena ini, baik mengenai epidemiologi, etiologi, faktor risiko, maupun terapi dan prevensi. Namun untuk Indonesia hal ini masih sangat terbatas.

Agar dapat dilakukan berbagai upaya mulai dari pencegahan dan intervensi terhadap faktor-faktor yang dapat dimodifikasi, perlu pemahaman tentang faktor-faktor yang berpengaruh terhadap bunuh diri pada anak dan remaja.

Keberhasilan bunuh diri pada remaja laki-laki 5 kali lebih besar dibandingkan wanita, meskipun untuk percobaan bunuh diri pada remaja wanita 3 kali lebih banyak dibandingkan remaja laki-laki. Ide-ide bunuh diri bukan merupakan fenomena yang statis dan dapat berubah dari waktu ke waktu. Keputusan untuk bunuh diri dapat muncul tiba-tiba (impulsif) tanpa banyak dipikirkan terlebih dahulu atau keputusan merupakan puncak dari kesulitan atau kebingungan yang berkepanjangan.

Profil anak dan remaja bunuh diri

Anak dan remaja yang mempunyai risiko bunuh diri, umumnya mempunyai profil atau ciri-ciri, di antaranya:

* Dikenal lingkungannya sebagai anak “baik”.

* Memiliki tuntutan kemampuan yang tinggi.

* Punya minat dan keinginan tinggi.

* Memiliki karakter perfeksionis atau selalu harus sempurna.

* Kesulitan untuk dapat menerima kekurangan diri.

* Prestasi akademik mulai kurang sampai di atas rata-rata.

Faktor pencetus bunuh diri

Bunuh diri pada anak dan remaja sering berhubungan dengan stresor yang terjadi sesaat. Faktor pencetus yang mendahului tindak bunuh diri pada anak dan remaja umumnya karena:

* Konflik dan pertengkaran dengan anggota keluarga (adik, kakak atau orang tua).

* Menghindari atau antisipasi terhadap hukuman, misal dari orang tua, guru atau polisi karena kesalahan yang dibuatnya.

* Kehilangan muka atau dipermalukan di depan teman-temannya.

* Pertengkaran dengan pacar atau putus cinta.

* Kesulitan di sekolah baik akademis, hubungan interpesonal atau keuangan.

* Perpisahan dengan orang yang berarti bagi dirinya.

* Penolakan baik oleh orang tua, teman atau lingkungannya.

Berhubungan dengan AIDS, kita sebagai remaja yang mungkin frustasi karena telah terjerumus ke dalam lembah penyakit mematikan ini semestinya sayangi diri dan mencari solusi. setiap hal ada konsekuensinya, menanam jagung akan menuai jagung, menanam perilaku seksual yang tidak seharusnya dilakukan remaja karena nafsu sesaat akan menemukan banyak resiko. Dalam agama pun dilarang bunuh diri. Jadi apapun masalahnya kita tenangkan pikiran dan cari solusi.

Menyesal? tentu ! Setiap melakukan kesalahan, penyesalan datang di saat terakhir. Namun penyesalan yang diikuti dengan tindakan akan membuahkan hikmah yang mendalam.

Fakta remaja yang sering bunuh diri justru yang tidak dapat menyalurkan perasaannya dengan baik. semua yang terlihat justru hanya kebohongan karena tidak mampu menahan beban dari masalah dan tak mampu mencari solusi. Sebaiknya kita menjaga diri kita seperti yang telah Tuhan berikan.karena yang beliau berikan untuk kita jaga. Seburuk-buruk masalah,mari kita cari solusi bersama dan jangan sekalipun menyakiti diri sendiri. Saya yang nyaris terperosok ke dalam jeratan bunuh diri tidak ingin ada yang mengikuti hal tersebut. Bunuh diri???? Pikir dan sayangi diri!

Komentar
  1. witrin gamayanti mengatakan:

    hallo, salam kenal. saya witrin, saat ini sedang menyelesaikan kuliah di pasca UI Fak Psikologi. saya sedang menyelesaiakn tesis mengenai masalah bunuh diri pada remaja usia 13-21 tahun. saya sedang mencari literatur yang lebih lengkap dan saya memerlukan partisipan untuk dijadikan subjek penelitian yaitu remaja yang tentamen suicide. sebelumnya saya ucapkan terimakasih

  2. reeluppy mengatakan:

    Hai witrin…. ya saya berminat kok tapi maaf kaerna baru dapat membalas sekarang. kalau masalah bunuh diri kebetulan dulu saya juga pernah berniat bunuh diri tapi saya insyaf… makanya saya sangat peduli dengan apa yang terjadi dengan keadaan remaja saat ini….

  3. tita mengatakan:

    Ass…mudah2an cepet beres tesis’y ya bu:)

  4. pramesemara mengatakan:

    Blognya bagus yah….banyak pesan utk remaja
    tp usul dkit nih klo isa content aboutnya di isi dkit aza
    biar tau dkit ttg identitas penulisnya….thx

  5. farah mengatakan:

    hello..article nie bagus sangat..ini banyak membantu saya buat penerangan pembentangan..tapi kalau boleh beri lebih lagi..

  6. jariah mengatakan:

    Assalmu alikum wr.wb!!!!!!!!!!!!!

    nama saya jariah,saya tertarik dengan tulisan mbak,,,, untuk itu saya ingin memasangnya di mading sekolah saya ( kebetulan saya pengurus rohis SMK N 1 palopo) ….. itu klu mbak tidak keberatan

    wasalam

  7. cerita remaja mengatakan:

    sip, bagus nih buat bahan referensi…

  8. reeluppy mengatakan:

    waalaikum salam wr.wb
    untuk teman2 yang telah posting koment terimakasih banyak saya ucapkan karena ini juga kisah saya pribadi yang nyaris punya pikiran seperti ini jadi saya tidak ingin ada yang begini lagi…
    terimakasih semuanya…silahkan saling berbagi saya tidak keberatan…

  9. […] terbanyak justru berasal dari Jakarta. Banyak alasan yang membuat mereka ingin melakukan bunuh diri. Umumnya adalah karena tidak mampu menahan beban […]

  10. abah mengatakan:

    Teh witrin yang sedang sibuk ,saya tertarik dengan tesis yang anda tulis masalah bunuh diri”qatli nafsi” fenomena trsbt coba anda dipertajam scra mendalam dari aspek religi mengenai faktor internal-eksternal manusia.sehingga akan tuntas dan tepat solusi pencegahannya. karena fenomena trsbt dipengaruhi oleh masalah hidup n kehidupan scara sistemik.

  11. reeluppy mengatakan:

    fenomenanya mau diapain bah? gak masuk ya comentnya…
    nanti akan saya upload apa saja tulisan yang saya kerjakan….

  12. Nana Ke? mengatakan:

    byk sebab remaje bunuh diri antaranya masalah dlm keluarge..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s