“FAKTA” VS “OPINI”

Posted: September 10, 2008 in Fakta VS Opini
Tag:, ,

“FAKTA” VS “OPINI”

AIDS atau Acqured Immune Deficiency Syndrome merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya system kekebalan tubuh oleh virus. Virus yang menyebabkan penyakit ini disebut HIV ( Human Immunodeficiency Virus ). Kasus AIDS pertama di dunia ditemukan pada tahun 1981. Di Indonesia, kasus AIDS ditemukan tahun 1987. Sampai saat ini penyakit AIDS obatnya belum ditemukan.

HIV dapat ditularkan melalui media seperti cairan darah, cairan sperma, cairan vagina, air susu ibu dan cairan otak. Tapi HIV tidak terdapat pada air mata, air kencing, tinja dan muntahan. Virus HIV tidak dapat menular bila kita berpelukan social, berjabat tangan, memakai toilet, wastafel, atau kamar mandi bersama, berada di kolam renang dan digigit serangga seperti nyamuk, batuk membuang ingus, meludah atau memakai peralatan makan bersama – sama. Justru jika kita melakukan hubungan seks dengan orang yang terinfeksi, melakukan tranfusi darah dan organ, serta menggunakan jarum suntik, tindik, tato, pisau cukur yang sebelumnya telah digunakan oleh orang yang terinfeksi atau tidak steril. Jadi apabila kita mempunyai teman yang terkena HIV, kita tidak perlu menjauhinya dan mengucilkannya.

HIV/AIDS dapat dicegah dengan cara puasa atau tidak melakukan hubungan seks (bagi pasangan suami istri) kalau yang masih sekolah (pelajar) jangan pernah melakukan hubungan seks, bersikap saling setia, menggunakan kondom, tidak menggunakan jarum suntik sembarangan tanpa disterilkan , dan lain-lain.

PENDAPAT DAN SARAN

Pendapat saya sebagai remaja Bali mengenai HIV/AIDS adalah penyakit AIDS itu sangat berbahaya bila kita tidak bisa menjaga diri mungkin kita akan mengidap penyakit ini. Maka dari itu kita jangan pernah melakukan perbuatan yang bisa membuat kita mengidap penyakit ini seperti menggunakan NAPZA dan melakukan seks bebas. Kita juga jangan pernah mengucilkan orang disekitar kita yang mengidap penyakit HIV, justru seharusya kita menuntun mereka supaya lebih mendekatkan diri pada Tuhan, memperlakukan mereka secara manusiawi dan membantu menghilangkan beban penderitaannya caranya dengan mengajak bicara dari hati ke hati, mengantar ke dokter, menjadi relawan ataupun diajak ikut serta dalam kegiatan organisasi mungkin dengan demikian mereka lebih mempunyai semangat untuk menjalani kehidupannya.

Saran saya untuk pengidap AIDS adalah lebih mendekatkan diri pada Tuhan, lebih menjaga kesehatan fisik, tetap bersikap dan berpikir positif, tetap mengaktualisasikan dirinya, masuk dalam kelompok dukungan, jangan menggunakan NAPZA, jangan lagi melakukan hubungan seks bebas dan mengikuti terapi penyembuhan HIV/AIDS.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s