Sex Tabu Ga’ Ya???

Posted: September 10, 2008 in Sex Tabu Ga' Ya???
Tag:, , , ,

Sex Tabu Ga’ Ya???

Menurutmu kejadiannya seperti apa di jaman remaja yang penuh dengan kelabilan seperti ini? Mengapa kata sex tidak lagi tabu untuk diucapkan remaja ? Jawabnya adalah karena saat ini remajapun sudah sangat dekat dengan segala sesuatu yang berhubungan denga sex itu sendiri. Sampai-sampai istilahfree sex atau seks bebas kini telah menjadi topik pembicaraan yang hangat dimana-mana termasuk kita yang berada di Bali. Yang kita sebut seks bebas tentu adalah seks yang dilakukan di luar nikah, dimana ini juga merupakan suatu pelanggaran norma-norma di dalam masyarakat. Melihat banyaknya remaja yang melakukan hubungan seks pranikah, tidak heran jikasex sudah tidak lagi tabu di kalangan remaja. Terbukti saat Depkes RI pada tahun 1995/1996 melakukan survey, dan hasilnya kehamilan remaja berusia 13-19 tahun di Bali adalah sebanyak 5%. Keadaan yang cukup memprihatinkan bagi remaja Bali yang katanya berbudaya. Ini terjadi karena di masa remaja, kita tidak memiliki kestabilan emosi yang cukup baik untuk mengendalikan diri. Tidak hanya itu,kedekatan kita dengan Tuhan menjadi pedoman penting.

Jika kita mengenal seks, maka kita juga harus mengenal apa akibat yang akan ditimbulkan dari tindakan tersebut. HIV/AIDS adalah salah satu akibat terburuknya. Banyak teman-teman kita yang telah melakukan hubungan seks pranikah. Biasanya ini dimulai dari hubungan yang kita sebut pacaran. Dalam hubungan ini, kepintaran mengendalikan emosi sangat diperlukan agar kekuatan negatif tidak menjerumuskan kita. Sekali melakukan langkah yang salah, akan terjadi penyesalan seumur hidup. Tidak hanya itu,pengaruh dari modernisasi muncuknya tayangan-tayangan yang dapat diperoleh bebas di lingkungan remaja sangat riskan untuk dibendung.

Provinsi Bali sendiri merupakan peringkat ketiga nasional setelah Papua dan DKI Jakarta untuk jumlah penderita AIDS terbanyak. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan. Sejak dulu, budaya Bali sangat ditonjolkan. Namun saat ini, mengapa remaja justru meniru budaya free sex milik orang barat ? Hal ini lah yang harus dipahami oleh para remaja Bali, karena kesadaran dari diri sendiri sangatlah penting. Untuk itu, nilai moral harus dipahami setiap remaja.

Jika tidak ada free sex dan NARKOTIKA,setidak-tidaknya Bali akan cukup terhindar dari HIV/AIDS yang semakin merajalela di kalangan remaja. Maka dari itu munculnya kesadaran dari orang tua dan pemerintah yang dapat mencontoh untuk bangsa kita karena apa jadinya bangsa ini jika generasi mudanya tidak mengerti akan hal tabu seperti sex? Bali yang merupakan surga dunia yang telah terjamah dengan budaya westernisasi sungguh berbahaya jika tidak diimbangi dengan pendidikan yang sesuai. Embel-embel gaul dan kebarat-baratan membuat semua budaya berubah. Apakah dengan mempelajari sex kita akan mencobanya? Semua tergantung dari kita sendiri bukan? Jika tidak diri kita yang menjaga badan,apakah kita menyuruh polisi untuk menjaga diri kita?

Komentar
  1. dee mengatakan:

    menurut aku blog ini banyak banget manfaatna and aku setuju alna banyak banged yang harus di perbaiki di jaman kaya gini apalagi remaja. keren banget ne blog lengkap and bener2 rmaja ya yang buat??? hohoho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s